Kajati Kalbar Lantik dan Ambil Sumpah Aspidmil Baru serta Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Militer dan Sipil

Kajati Kalbar Lantik dan Ambil Sumpah Aspidmil Baru serta Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Militer dan Sipil

Pontianak. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah jabatan Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat yang baru, Kolonel Cpm. Agus Subur Mudjiono, S.H., M.A.P., pada Selasa, 14 Juli 2026.

Pelantikan berlangsung dengan khidmat di Aula Baharuddin Lopa Lantai 4 Kantor Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator, Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak, Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah, pejabat struktural, serta jajaran Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan dari lingkungan TNI, yaitu Komandan Polisi Militer Kodam XII Tanjungpura, Kepala Dinas Hukum Kodam XII Tanjungpura, Komandan Polisi Militer Lantamal XII Pontianak, Komandan Satuan Polisi Militer Lanud Supadio, Kepala Satuan Hukum Lanud Supadio, Kepala Oditurat Militer II 06 Pontianak, serta Kepala Pengadilan Militer I 05 Pontianak.

Dalam amanatnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, khususnya pada masa penerapan Kitab Undang Undang Hukum Pidana Nasional, pembaruan sistem hukum acara pidana, serta transformasi digital di lingkungan Kejaksaan.

Setiap pejabat dituntut untuk mampu bekerja secara profesional, adaptif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan hukum yang adil. Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat juga meminta Asisten Pidana Militer yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan memahami karakteristik wilayah hukum Kalimantan Barat.

Koordinasi dan sinergi dengan institusi TNI, Oditurat Militer, Pengadilan Militer, serta seluruh aparat penegak hukum lainnya harus terus diperkuat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan penanganan perkara koneksitas yang efektif, objektif, transparan, dan mampu memberikan kepastian hukum.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, dedikasi, dan integritas. Tanggung jawab seorang pejabat tidak hanya terbatas pada pencapaian target kerja, tetapi juga mencakup keteladanan dalam sikap, etika, dan profesionalisme.

Setiap kebijakan dan tindakan yang diambil harus dilandasi oleh profesionalisme, akuntabilitas, serta nilai keadilan dan hati nurani dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat meminta seluruh jajaran untuk membangun komunikasi yang baik, memperkuat kolaborasi antarinstansi, menjaga integritas, serta menjadi teladan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum hanya dapat dibangun melalui kinerja yang profesional, transparan, dan berintegritas. Pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu membawa energi positif, semangat baru, serta memberikan kontribusi nyata melalui pelaksanaan tugas yang optimal.

Pelantikan Asisten Pidana Militer tersebut diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan fungsi Bidang Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat dalam mendukung penegakan hukum yang terintegrasi.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan koordinasi antara aparat penegak hukum sipil dan militer serta mewujudkan sistem peradilan pidana yang mampu memberikan kepastian hukum, keadilan, dan manfaat bagi masyarakat.

Bagikan tautan ini

Mendengarkan

Tautan dimedia sosial

Hubungi Kami